Koperasi Warga RT.02/12 - Dari Anggota Oleh Anggota Untuk Anggota

30 Agustus 2013

Tips dan Trik Menggali Peluang Usaha / Bisnis

Salah satu rencana awal pendirian KOPWAR 212 adalah mendorong warga untuk lebih mandiri secara ekonomi, diantaranya dengan jalan membuka wawasan tentang kewieausahaan.
   
Peluang usaha / bisnis selalu dicari oleh banyak orang, hanya untuk sedekar menjadi bisnis sampingan atau usaha sampingan; atau sebagai peluang untuk meningkatkan taraf hidup ke tingkat yang lebih tinggi. Di berbagai buku-buku wirausaha banyak ditekankan perbedaan mentalitas antara karyawan dan wirausahawan. Itu yang menyebabkan apa yang dilihat oleh orang yang berjiwa wirausaha dengan yang karyawan.
 
Sebenarnya jiwa atau mentalitas wirausaha itu dapat dilatih atau diasah. Pada artikel ini akan dibagikan usaha atau tip / trik untuk menggali, mencari atau mengintip sesuatu yang sering kita lihat di sekeliling kita dan dapat dijadikan peluang usaha atau peluang bisnis.

Tips dan Trik Menggali Peluang Usaha / Bisnis

Temukan “passion” Anda Sebagai Fondasi Usaha / Bisnis

Banyak para pakar kewirausahaan menyarankan agar peluang usaha yang Anda tekuni itu merupakan hobi atau kegemaran Anda. Ini saran yang sangat wajar. Ini berkaitan dengan “passion” atau gairah Anda pada saat menjalankan usaha atau bisnis. Setiap peluang bisnis yang ada itu, tidak pernah mudah untuk dijalankan. Tapi jika hal tersebut merupakan kegemaran dan Anda memiliki passion di bisnis tersebut, hal tersebut lebih mudah untuk dijalankan.

Peluang usaha / bisnis ada di sekitar Anda

Banyak peluang usaha yang berseliweran di sekitar Anda. Usahakan setiap bepergian ke mana pun, bawa sebuah pena dan secarik kertas. Hal ini berguna untuk mencatat ide usaha yang akan muncul pada saat Anda mengamati sekitar Anda.

Tukar pikiran dengan teman Anda tentang hal yang bakal menjadi usaha / bisnis Anda

Tukar pikiran atau brain storming ini dibutuhkan untuk memilah-milah hal-hal mana yang menjadi sisi positif dari ide usaha yang Anda pikirkan, sekalian mencari hal-hal yang negatif, yang merupakan tantangan dalam peluang bisnis Anda. Dengan memilah, Anda bisa mempersiapkan segala hal terbaik dan terburuk. Persiapkan diri untuk menghadapi resiko terburuk. Dunia wirausaha adalah dunia penuh resiko.

Rencanakan seluruh hal mengenai ide usaha Anda

Rencakana seluruh hal sampai ke details yang paling kecil. Tapi walaupun details terkecil, jangan persulit setiap hal dengan masalah teknis. Fokus ke bisnis. “Keep it simple and stupid”, adalah wejangan yang selalu diberikan oleh para pakar.
Hal-hal di atas adalah yang perlu Anda lakukan untuk mendapatkan  ide usaha Anda sendiri. Banyak kok di sekitar peluang usaha yang bisa dijalankan baik paruh waktu atau full time, dengan hasil yang tidak sedikit. Di situs ini kita juga akan berbagi ide usaha atau peluang usaha yang sangat memungkinkan untuk dijalankan. Tapi yang terpenting setelah Anda menemukan ide usaha atau peluang usaha favorit Anda adalah menjalankan usaha / bisnis. Bob Sadino selalu mengatakan bahwa bisnis terbaik adalah bisnis yang dijalankan. Jadi jangan hanya berhenti di perencanaan, tapi jalankan peluang usaha Anda.
 
 

25 Agustus 2013

Mengintip Usaha Modal Kecil

Usaha modal kecil sering kali dipandang sebelah mata alias dianggap remeh oleh kebanyakan orang. Usaha modal kecil atau sering disebut juga usaha kecil, jika ditekuni dan dijalankan secara konsisten, bisa menghasilkan keuntungan yang tidak kecil.
 
Hal ini disadari pada saat berbincang-bincang dan akhirnya menjadi semi formal interview dengan seorang ibu paruh baya yang awalnya menjalankan peluang usaha kecil ini untuk menghilangkan kebosanan karena banyaknya waktu senggang. Jadi ceritanya ibu paruh baya ini tinggal di lingkungan kompleks perumahan yang lumayan jauh dari kota. Tapi walaupun kompleks perumahannya jauh dari kota, suasana di kompleks perumahannya sangat ramai.
 
Tiap hari, dari pagi sampai malam banyak orang berlalu-lalang, keluar masuk kompleks untuk pergi ke kota untuk bersekolah atau bekerja. Setelah melakukan sedikit pengamatan dan dengan inisiatif sendiri ibu tersebut membuka warung kopi kecil, yang menjual mie instant, kopi dan teh.
Tidak disangka warung ibu tersebut ramai dikunjungi orang, sekedar untuk ngopi sebelum berangkat kerja atau sarapan pagi. Begitu juga di malam hari, warung ramai oleh pengunjung yang melepas lelah sambil menikmati kopi panas atau menyantap sepiring mie instan.
Usaha kecil yang mungkin dianggap remeh orang lain, tapi ternyata setahun kemudian, suami ibu tersebut sampai berhenti bekerja dan mengurus bisnis modal kecil tersebut. Tentunya Anda heran kok berani berhenti bekerja untuk usaha kecil tersebut. Ternyata ibu tersebut dan suaminya menemukan fakta bahwa warung kopi yang merupakan bisnis kecil mereka tersebut, mendatangkan profit yang lumayan.
 
Ternyata warung kopi tersebut bisa mendatangkan profit sekitar Rp. 100.000 – 150.000 per hari. Itu berarti berkisar 3 juta – 4,5 juta rupiah per bulan. Jiwa dan insting berbisnis ibu tersebut pun akhirnya berputar, beliau membuka warung sejenis dengan mempekerjakan orang lain. Saat ini beliau total memiliki 15 cabang. Bayangkan dengan 15 cabang berarti profit sekitar Rp. 45 juta per bulan.
 
Sangat fantastis, dan saya tidak heran mengapa suaminya sampai berani berhenti bekerja untuk mengurus bisnis kecil berprofit besar ini. Bisnis kecil dengan modal kecil ini sukses berkat kejelian sang istri melihat bahwa karena tuntutan jarak yang lumayan jauh dari kompleks ke kota, hampir semua warga sekitar berangkat ke sekolah atau kerja dengan terburu-buru.
Tentunya, warung yang menyediakan beberapa jenis makanan minuman sederhana yang bisa dijadikan sarapan akan ramai dikunjungi. Beliau juga menyadari, warung tersebut harus tetap dijaga agar tetap kecil, agar suasana ramah dan kekeluargaannya tidak hilang, tapi dikompensasi dengan membuka cabang di daerah lainnya yang masih di seputaran kompleks.
Walaupun sekarang cabangnya sudah tidak di seputaran kompleks lagi, tapi mulai melintas batas kota atau kecamatan. Sisi positif usaha modal kecil Usaha modal kecil secara otomatis resikonya juga kecil.
 
Resiko yang kecil membuat pelaku bisnis kecil tidak takut untuk bereksperimen atau mengeksplorasi kemampuan berbisnis atau marketing dan promosinya Bisnis modal kecil membuat bisnis ini mudah diduplikasi atau dibikin cabangnya. Tidak tertutup kemungkinan, dengan kemampuan bisnis dan manajemen yang benar, bisa menjadi waralaba atau franchise.
Sisi negatif usaha modal kecil Modal kecil membuat yang pelaku bisnis menjadi kurang serius. Kesimpulan dari peluang usaha modal kecil ini :
  1. Cabang pertama harus dijalankan seserius mungkin karena cabang pertama ini bakal menjadi contoh atau prototype untuk cabang-cabang selanjutnya.
  2. Pertahankan hal-hal yang bagus dari cabang pertama, dan perbaiki atau improve hal-hal yang masih kurang.
  3. Standarisasi. Sangat penting untuk membuat suatu standar. Untuk warung kopi ini, standarisasi bisa dilakukan dengna menggunakan alat masak, piring, gelas yang sama untuk setiap cabang. Staf atau karyawan yang menjalankan warung kopi juga harus di-training sehingga rasa kopi di semua cabang sama.
  4. Laporan keuangan yang rapi dan teratur Selalu jeli untuk melihat lokasi baru.
 
Selamat menjalankan bisnis kecil dengan mencontoh, meniru atau mengambil inspirasi dari peluang usaha modal kecil ini. Sumber : http://www.berbagiusaha.com

 

18 Agustus 2013

Upaya Untuk Menjadi Wirausaha Yang Sukses Di Koperasi

Kedelapan jalan menuju sukses yang dipaparkan oleh Murphy and Peck merupakan upaya-upaya yang harus dilakukan oleh pengelola koperasi, karena hal itu merupakan modal yang baik untuk menjadi seorang wirakop. Kedelapan anak tangga itu adalah :

a.   Capacity for hard work (Kemauan bekerja keras)
Sikap kerja keras yang merupakan modal dasar untuk keberhasilan seseorang dan dalam pelaksanaannya terdapat satu unsur yang sangat penting serta mendukung sikap ini yaitu disiplin dalam menggunakan waktu.

b.   Getting Things Done With And Through People (Bekerjasama dengan orang lain)
Berprilaku menyenangkan bagi semua orang dan juga memiliki banyak teman baik kalangan atas ataupun kalangan bawah serta menghindarkan permusuhan merupakan kiat menjalin kerjasama dengan orang lain sehingga akan memudahkan dalam mencapai keberhasilan.

c.    Good Appearance (Penampilan yang baik)

Penampilan ini bukan berarti penampilan body face /muka yang elok atau paras yang cantik, akan tetapi lebih ditekankan pada penampilan perilaku yang baik, jujur pada siapapun.
d.   Self Confidence (Yakin)

Self confidence ini diimplementasikan dalam tindakan sehari-hari dengan melangkah pasti, tekun, sabar, tidak ragu-ragu, memiliki keyakinan diri bahwa kesuksesan pasti akan diraih.
e.    Making Sound Decision (Pandai membuat keputusan)

Sikap memiliki pertimbangan yang matang dalam memilih alternatif pilihan dengan mengumpulkan terlebih dahulu berbagai informasi yang akurat merupakan langkah yang terbaik dalam membuat suatu keputusan dengan tidak ragu-ragu.
f.    College Education (Mau menambah ilmu pengetahuan)

Rajin mengembangkan wawasan dengan melakukan penambahan ilmu pengetahuan dengan cara mengikuti pendidikan tambahan yang berupa pelatihan, kursus, penataran, membaca buku dan lain sebagainya.
g.   Ambition Drive (Ambisi untuk maju)

Sikap memiliki semangat tinggi, mau berjuang untuk maju, gigih dalam menghadapi pekerjaan dan tantangan dan mampu melihat ke depan dan berjuang untuk menggapai apa yang dicita-citakan.
h.  Ability to Communicate (Pandai berkomunikasi)

Keterampilan berkomunikasi dengan cara pandai mengorganisasi buah pikiran kedalam bentuk ucapan-ucapan yang jelas, menggunakan tutur kata yang enak didengar dan mampu menarik perhatian orang lain, serta harus diikuti oleh perilaku jujur dan konsisten.
Paparan di atas merupakan kiat-kiat sukses yang tidak ada salahnya jika dilakukan oleh seorang wirausaha koperasi dalam melaksanakan tugasnya, karena dengan adanya tambahan kemampuan melakukan ke delapan anak tangga ini maka kemungkinan mencapai tujuan dan mendapatkan keberhasilan akan lebih mudah dicapai.

Pendapat di atas merupakan kiat-kiat untuk menjadi wirausaha koperasi yang sukses yang dapat dilakukan oleh pengelola koperasi baik itu pengurus ataupun manajer dalam mencapai keberhasilan koperasi, yang tentu saja diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan seluruh anggota pada khususnya dan masyarakat luas pada umumnya.

Artikel Populer

Peluang Usaha :