Koperasi Warga RT.02/12 - Dari Anggota Oleh Anggota Untuk Anggota

30 April 2009

Budaya Antri "Kredit" Mulai Berlaku

Sejak diberlakukannya "Ketentuan Pinjaman Uang dan Kredit Barang" yang telah disepakati anggota dalam Rapat Anggota Tahunan Ke-1, kami merasakan antusias warga meningkat pesat.

Salah satu yang sangat kami rasakan adalah peningkatan dalam permintaan pinjaman uang dan kredit barang.

Dalam bulan pertama di tahun kedua ini (April 2009), Alhamdulillah kami telah memberikan kredit barang kepada 2 (dua) orang warga sesuai dengan permintaan yang bersangkutan. Diantaranya adalah berupa : 1 Unit Televisi 21 Inch merk Samsung, dan 1 Unit AC 3/4 PK merk Sharp Plasmacluster. Disamping itu, pada bulan yang sama kami juga telah memberikan pinjaman uang kepada 2 orang anggota masing-masing sebesar Rp. 1.000.000,-.

Pembayaran Kredit barang dan pinjaman uang tersebut selanjutnya akan diangsur oleh peminjam selama masa angsuran 6 bulan, dengan biaya jasa yang sangat murah, hanya 5% (lima prosen).

Mengingat banyaknya pengajuan pinjaman anggota, sementara modal KOPWAR 212 masih sangat terbatas, dengan terpaksa kami harus memberlakukan budaya antri. Dengan ketentuan, siapa yang mengajukan formulir pengajuan lebih dulu, maka dia akan mendapatkan pinjaman sesuai dengan urutannya. Hingga tulisan ini kami posting, telah ada di tempat kami 5 (lima) formulir pengajuan pinjaman uang dengan nilai masing-masing Rp. 1.000.000,-. Antri menunggu dicairkan.

Sungguh kami sangat keteteran dengan masalah permodalan. Kami melihat begitu banyak peluang di depan mata, kepercayaan warga kepada kami begitu besar, namun dengan perasaan menyesal kami tidak dapat mengabulkan semua permintaannya. Salah satu upaya kami dalam menanggulangi kekurangan modal ini, kami mencoba mengajukan alih kredit anggota melalui bantuan program PNPM Mandiri di BKM Jaya Mandiri Desa Sumber Jaya. Namun disebabkan besarnya beban bunga yang harus dikembalikan (sebesar 2%), semua anggota mundur teratur.

Upaya lain untuk menanggulangi masalah ini adalah, kami memberlakukan sistem Penyertaan Modal Anggota. Namun kami tidak leluasa bergerak dalam hal ini.

Kami berharap suatu saat nanti, modal kami akan mencukupi untuk melakukan berbagai kegiatan usaha. Diantaranya dengan pemupukan dana cadangan yang kami sisihkan dari perhitungan sisa hasil usaha dan dana hibah dari masyarakat atau lembaga pemerintahan maupun swasta. Karena ini adalah program nyata dalam upaya pemberdayaan masyarakat kami.

Kami menunggu bantuan modal usaha...

Tidak ada komentar:

Artikel Populer

Peluang Usaha :