Koperasi Warga RT.02/12 - Dari Anggota Oleh Anggota Untuk Anggota

17 Februari 2010

Partisipasi Anggota Dan Kekuatan Koperasi

Disamping peran kepemimpinan, kunci sukses sebuah koperasi juga terletak pada partisipasi anggota. Anggota sebagai pemilik sekaligus pengguna jasa usaha koperasi, sudah seharusnya menyadari hal ini jika ingin koperasi yang didirikannya maju. Untuk itu, pengurus koperasi harus berusaha menjadikan anggotanya sebagai manusia koperasi yang sesungguhnya. Maksudnya, manusia yang berjiwa dan berpendidikan koperasi.

Menurut Bung Hatta, Bapak Koperasi Indonesia, manusia koperasi dapat dibentuk melalui pendidikan supaya memiliki sifat-sifat yang diperlukan untuk mengembangkan koperasi secara benar. Sifat-sifat tersebut ialah :

1. Solidaritas, setia kawan.

2. Individualitas, tahu harga diri.

3. Kemauan dan kepercayaan pada diri sendiri dalam persekutuan melaksanakan self help (menolong diri sendiri) dan oto-aktivitas guna kepentingan bersama.

4. Cinta kepada masyarakat yang kepentingannya harus didahulukan dari kepentingan diri sendiri tau golongan sendiri, dan

5. Rasa tanggungjawab moral dan sosial.

Cara bekerja koperasi harus dilandaskan pada prinsip-prinsip koperasi yang ditetapkan oleh ICA (International Cooperative Aliance). Maka sudah menjadi keharusan bagi koperasiwan, terutama pengurus koperasi, untuk memahami dan melaksanakan prinsip-prinsip tersebut secara konsisten.

Sebagai badan usaha, koperasi juga harus menerapkan prinsip-prinsip ekonomi dan manajemen yang universal. Kekuatan koperasi terletak pada partisipasi anggota. Oleh karena itu, pemimpin koperasi harus dapat menggerakkan anggota supaya berpartisipasi secara aktif di dalam setiap kegiatan koperasinya.

Tidak ada komentar:

Artikel Populer

Peluang Usaha :